Agen Bola Terpercaya - Tim Scuderia Ferrari membuang kesempatan emas untuk meraih pole position dalam ajang Formula One (F1) GP Azerbaijan 2019 setelah pembalap mereka, Charles Leclerc, mengalami kecelakaan. Alih-alih menyalahkan Leclerc, mantan juara dunia, Nico Rosberg, justru menuding Ferrari sebagai biang keladi terciptanya kecelakaan tersebut.
Perlu diketahui, Leclerc sejatinya tampil luar biasa sejak sesi latihan bebas pertama GP Azerbaijan. Bahkan hingga sesi kualifikasi satu (Q1), pembalap asal Monaco itu masih menjadi yang tercepat. Akan tetapi, karena pada sesi kualifikasi dua (Q2), Leclerc mengalami kecelakaan dan tidak bisa lanjut, maka peluang untuk menduduki pole position pun sirna.
Menurut Rosberg, Leclerc mengalami kecelakaan lantaran Tim Ferrari terlalu berani melakukan eksperimen. Tim Ferrari disebut mengganti ban balap milik Leclerc ke jenis yang lebih keras. Karena hal itu, Leclerc pun dianggap Rosberg tak bisa mengendalikan mobilnya dengan baik, sehingga menabrak pembatas jalan.
“Mereka (Ferrari) benar-benar membuang kesempatan lagi di kualifikasi. Ini tidak nyata bagaimana mereka bisa melakukannya setiap saat. Leclerc pastinya bisa berada di pole position, dia benar-benar melakukannya (menampilkan performa bagus) sepanjang akhir pekan," kata Rosberg, menukil dari GP Blog, Minggu (28/4/2019). - Agen Sabung Ayam
"Saya tidak menyalahkannya (Leclerc), saya akan menyalahkan timnya karena di Q2 mereka memutuskan bahwa mereka akan menjadi lebih pintar dan memakai ban yang lebih keras. Karena mereka berpikir, 'Jika kita memulai balapan dengan menggunakan tipe ban yang lebih keras, itu akan memberi kita lebih banyak manfaat karena kita juga sangat cepat,’” terang Rosberg.
Sahabat303 - Agen Sabung Ayam, Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Casino Online Terpercaya
- Bonus Deposit 10% (Khusus Sportbook) Setiap Harinya
- Bonus Deposit 10 % Khusus Tangkas Setiap harinya
- Bonus Cashback Sport Up To 16%
- Bonus Cashback Casino 2%
- Bonus Rollingan Casino 0.7%
- Bonus Cashback Sabung Ayam Up To 10%
- Bonus Referral 2% Seumur Hidup



